Tampilkan postingan dengan label curhat sahabat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label curhat sahabat. Tampilkan semua postingan

Senin, 08 Oktober 2012

Tradisi Baralek, Jelang Tengah Malam


Sebagai orang minang, tradisi ba-ORGEN pada malam ataupun siang pada saat baralek gadang memang tak asing lagi kita dengar. Bahkan saudara kita, famili-famili

Minggu, 29 Januari 2012

BACAAN AL-QURAN KETIKA FUTUR

Sebagai muslimah yang biasa-biasa saja,ana pun tak luput dari terjangan masa futur. Bahkan keserinngan, hehe.
Ana punya cerita nih wat. Sebenarnya cerita pribadi

Selasa, 20 Desember 2011

KRITIK TAJAM

Minggu kemarin aku mengikuti diskusi karya tulis. Diskusi ini adalah diskusi rutin yang diadakan satu kali dalam dua minggu. Semua peserta berasal dari kalangan penulis. Dari penulis pemula sampai penulis senior yang sudah banyak menerbitkan tulisannya di media lokal maupun nasional.

Seperti minggu-minggu sebelumnya, kegiatan

Kamis, 01 Desember 2011

percakapan aku dan dia

“ Pernahkah kau merasa bahwa kehidupan ini tak lebih hanya kesedihan saja, fa?”
Itulah pertanyaan yang pernah kau lontarkan secara tiba-tiba padaku. Ketika itu kau bersembunyi di balik selimut birumu. aku tau, Kau tengah berusaha menyembunyikan tangismu.

“ pernah” itulah jawabanku. sangat lugas dan singkat. Aku tau tangismu kian menjadi. Kudengar deru nafasmu yang mencoba menahan suara tangis.
" ada apa teman"? sejatinya aku sangat heran,kesedihan apakah yang telah meruntuhkan pertahananmu.

" sesuatu telah terjadi padaku...dan bla.. bla... bla,,," kau membuka selimutmu, kemudian beralih menatapku.
"ibuku tiada, ayahku tiada,dan sekarang kekasihku pun pergi tanpa sebaris kata"

" baiklah, aku ingin bertanya kepadamu. kesedihan apakah yang paling terakhir mendatangimu, temanku?" aku pura-pura bertanya.

" kesedihan karena kekasihku yang tiba-tiba pergi menjauhiku, dia menjahatiku, dia.. dia... dia..." kudengarkan segala keluh kesahmu. aku tau peristiwa ini adalah yang pertama bagimu.

kutatap matamu yang merah, kuusap air mata yang masih terus beraliran di pipi putihmu, lalu aku pun berkata, " bertahanlah... ibumu pergi, ayahmu pergi,namun tak pernah kusaksikan kau menangis sesedih ini.kau selalu berusaha tegar,kau selalu percaya Tuhan akan terus menguatkanmu. lantas, mengapa sang kekasih yang telah mengkhianatimu mampu membuatmu jatuh melemah???

kau pun terdiam. kau alihkan wajahmu ke arah lain. kau mungkin merasa malu dan menyesal. tapi, percayalah teman. aku yakin kau akan mampu melewatinya.

Jumat, 04 November 2011

C.H.A.N.G.E


Satu hal yang saya pikir tentang hidup. Bahwa kehidupan menawarkan banyak jalan. jalan-jalan itu menawarkan pilihan. Ibarat jalanan tempat kita biasa berpetualang, ada banyak simpangan jalan yang ditemui. Ada jalan yang lurus ke depan, ada simpangan lurus ke samping kanan, ada simpangan lurus ke kiri, ada serong kiri, ada serong kanan. Nah, dari sekian banyak jalan, jalan manakah yang hendak kita pilih. jelas, semua itu terserah pada k

Jumat, 14 Oktober 2011

Mencintaimu Dalam Diam

mencintaimu dalam diam..itu lebih baik bagi perasaanku. mencintaimu dalam diam,itu dikarenakan aku ingin memuliakanmu.dan jika memang cinta dalam diam itu tak memiliki kesempatan untuk berbicara didunia nyata, biarkan menjadi memori tersendiri disudut hati ini.dan jika kamu memang bukan milikku.Aku yakin Allah akan menghapus cinta dalam diamku padamu, dengan cara memberikan rasa yang lebih indah pada orang yang tepat...


desmav3.wordpress.com

Senin, 10 Oktober 2011

merindukan air mata


Ada sebentuk kegelisahan yang timbul saat ini..
Kegelisahan yang mungkin bisa dibilang tak wajar..

Beberapa bulan terakhir hidup ini mulai berubah.. Tantangan, cobaan serta ujian hidup telah menempaku menjadi sosok yang terlalu tegar.. Buktinya, Tak ada lagi tangisan, tak ada lagi airmata yg keluar karena sesuatu tak berarti.. Aku bersyukur..

Tapi, kian hari mengapa hidup ini terasa hambar? Tanpa tangis dan air mata, aku bukanlah diriku lagi..
Tiada lagi sikap sensitif yang menjadi ciri khas penanda pribadiku..

Siapa aku sekarang?

Oh god.. Aku ingin seperti dulu.. Aku rindu air mataku..
jika kesalahan dan dosa menjadi penghalang hadirnya air mata ini, maka ampunilah dosaku ya Robbi...

pertemuan


Pagi-pagi sekali aku berangkat menuju Masjid Taqwa pasar raya Padang, di sana aku dan ibu berjanji untuk bertemu..



Hari itu kami

Selasa, 21 Juni 2011

ketika aku ditimpa masalah

bertahun-tahun aku hidup
tentu sudah benyak aral melintang yang aku hadapi.
lika-liku persoalan tiada henti memberi warna dalam hidupku. namun aku bersyukur, bahwa dengan itulah hidupku menjadi indah. aku juga punya segudang masalah, layaknya manusia pada umumnya. aku punya masalah keluarga, kuliah, persahabatan, sampai kepada masalah cinta. semua itu sudah lunas kulalui.
namun, belakangan ini, aku mendeteksi bahwa aku memiliki kekhasan sendiri ketika aku sedang ditimpa masalah. kekhasan yang membuatku sangat tidak nyaman.
ketika aku diserang suatu masalah, secara otomatis aku merasa dibenamkan kembali kedalam masalah-masalah terdahulu. aku dihubungkan kepada masalah yang ada di masa lalu. masalah ini pasti disebabkan masalah itu, masalah itu pasti karena aku yang suka begitu dulunya. akibatnya, semua masalah dari yang lama hingga yang terbaru kembali hadir dalam pikiranku. tentu saja semua ini membuatku semakin rumit. aku menjadi tidak tau harus dari mana aku membenahi ini semua. seringkali aku merasakan kebuntuan berfikir. oh tuhaaan...

terkadang aku bosan. aku benci dengan hidupku. aku merasa hidupku tak lebih dari kesedihan demi kesedihan belaka. tak ada bahagisanya sama sekali.
bagaimana aku bisa keluar dari hal ini???
tenang.., sekarang sedang aku coba..

berlebihankah aku yang dulu?


Bagiku lelaki begitu menakutkan.
tak ada alasan untuk tidak menghindar dari mereka.
di manapun, kapanpun, aku harus berhati-hati.
sehingga aku pun membuat batasan dalam bergaul.
batasan yang kubuat sendiri.
aku tidak boleh begini. aku tidak boleh begitu.
mereka mendekat, aku akan berlari menjauh.
begitulah yang selalu kulakukan
aku tidak peduli dengan apa kata mereka.
mereka kata aku sombong, terserah.
mereka kata aku terlalu ekstrim, juga terserah.
aku hanya merasa betapa sangat pentingnya aku menjaga jarak.
sikap itu lebih baik, daripada aku harus banyak terjebak
dalam masalah yang ditimbulkan lelaki.

Kamis, 16 Desember 2010

cinta


sedih karena cinta?

klise banget..

Tapi itulah nyatanya, beberapa orang bahkan tak dapat mengendalikan dirinya ketika rasa sedih datang menjelma. banyak hal yang membuat orang bersedih karena cinta, cint